Mulai dari Proses yang Paling Dibutuhkan
Perusahaan biasanya sudah mengetahui pekerjaan yang paling menyita waktu, seperti rekap kehadiran atau persiapan payroll. Informasi ini menjadi titik awal pembahasan. Tim kami membantu memperjelas sumber data, aturan yang berlaku, dan pengguna yang terlibat tanpa membuat sesi mapping menjadi pembahasan yang terlalu luas.
Sebagai contoh, ketika HR ingin mempercepat payroll, kita meninjau data kehadiran, perubahan komponen gaji, dan pihak yang mengonfirmasinya. Kebutuhan tersebut menjadi acuan setup. Hal yang memerlukan keputusan perusahaan dicatat dengan jelas agar tidak menghambat pekerjaan lain yang sudah dapat disiapkan.
Setup Aplikasi Sesuai Kebijakan Perusahaan
Konfigurasi akan lebih cepat jika tim menggunakan aturan yang sudah dikonfirmasi. Nama cabang, penempatan karyawan, dan kewenangan persetujuan perlu konsisten dengan proses yang akan dijalankan. Tim kami membantu persiapan data dan pengaturan agar pengguna tidak harus mempelajari semuanya sendiri.
Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Persiapan lingkungan mengikuti pilihan tersebut. Kebutuhan khusus ditinjau melalui konfigurasi yang tersedia terlebih dahulu, sehingga enhancement hanya dibahas ketika memang diperlukan dan memiliki lingkup yang jelas.
Periksa Hasil dan Dampingi Penggunaan Awal
Sebelum digunakan, proses diperiksa menggunakan contoh pekerjaan perusahaan. Pemeriksaan dapat mencakup satu pengajuan lengkap, hasil laporan, atau contoh payroll. Cara ini membantu pengguna memahami alur sekaligus memastikan hasilnya mengikuti kebutuhan yang dibahas saat mapping.
Training berfokus pada pekerjaan yang akan dijalankan tim. Saat go live, pendampingan membantu pengguna menindaklanjuti pertanyaan dan kendala. Pelanggan mendapatkan Application Specialist, WhatsApp khusus, dan grup support, dengan eskalasi ke Manager Support atau Project Manager hingga chief level apabila dibutuhkan.