Tahapan per Posisi
Tentukan tahap yang diperlukan sesuai kebutuhan pekerjaan. Hindari menambahkan proses yang tidak membantu penilaian kandidat.
Kelola tahapan seleksi karyawan, status kandidat, dan keputusan rekrutmen melalui Sigma HRIS atau Forte HRIS. HR dan departemen dapat mengetahui proses yang masih berjalan serta kandidat yang menunggu keputusan.
Setiap posisi dapat membutuhkan tahapan seleksi yang berbeda. Ketika keputusan hanya tersebar dalam pesan, HR sulit mengetahui kandidat yang masih menunggu tindak lanjut. Alur seleksi yang jelas membantu tim memahami tahap berjalan, penanggung jawab, dan keputusan yang sudah dibuat.
Tentukan tahap yang diperlukan sesuai kebutuhan pekerjaan. Hindari menambahkan proses yang tidak membantu penilaian kandidat.
Sepakati tugas HR dan departemen pada setiap tahap. Pembagian ini membantu mengurangi saling menunggu konfirmasi.
Bedakan kandidat yang sedang diproses, menunggu keputusan, atau tidak dilanjutkan. Status perlu mengikuti keputusan pihak yang berwenang.
Sertakan dasar keputusan yang relevan agar tim memahami hasil tahap sebelumnya. Catatan yang jelas membantu pembahasan berikutnya.
Beberapa pelamar sudah selesai dinilai, tetapi hasilnya belum dikonfirmasi oleh departemen. HR perlu mengetahui tahap yang tertunda dan siapa yang harus dihubungi. Dengan status yang konsisten, tindak lanjut dapat diarahkan tanpa mengulang proses yang sudah selesai.
Gunakan tahapan yang memang dijalankan perusahaan untuk posisi tersebut.
Sepakati informasi yang diperlukan sebelum kandidat berpindah ke tahap berikutnya.
Pastikan keputusan diterima HR agar proses kandidat dan realisasi kebutuhan dapat ditinjau.
Proses seleksi membutuhkan tahapan dan kriteria yang dipahami oleh pihak yang terlibat. Tanpa acuan yang jelas, kandidat bisa dinilai dengan pertimbangan yang berbeda atau menunggu tindak lanjut tanpa kepastian. HR perlu menentukan informasi yang dibutuhkan pada setiap tahap dan pihak yang bertanggung jawab memberikan keputusan. Dengan begitu, perkembangan proses bisa dibahas berdasarkan catatan yang memadai.
Seleksi lebih mudah berjalan ketika setiap tahap memiliki tujuan dan penanggung jawab yang jelas. Jika status kandidat tidak menunjukkan siapa yang harus bertindak, proses bisa tertunda meskipun penilaian sudah selesai. Tinjau tahapan yang digunakan HR dan departemen, lalu pastikan setiap tahap memang membantu keputusan rekrutmen. Saat demo aplikasi seleksi karyawan, jelaskan informasi yang dibutuhkan, pihak yang memeriksa, dan syarat untuk melanjutkan proses. Dengan catatan tersebut, tim dapat mengikuti perkembangan kandidat tanpa menanyakan ulang seluruh riwayatnya.
Gunakan beberapa contoh posisi untuk memastikan proses cukup fleksibel mengikuti kebutuhan perusahaan. Posisi dengan tanggung jawab berbeda mungkin membutuhkan bahan evaluasi yang berbeda pula. Bahas kondisi ketika kandidat dilanjutkan, belum diputuskan, atau tidak sesuai kebutuhan. Catatan keputusan sebaiknya profesional dan relevan dengan pekerjaan agar bisa dipahami pihak yang berwenang. Dalam demo, perhatikan apakah informasi tersebut membantu koordinasi antarpemeriksa. Proses yang tertata bisa mengurangi kebingungan administrasi dan memberi tim lebih banyak ruang untuk menilai kesesuaian kandidat secara cermat.
Misalnya, kandidat telah mengikuti semua tahapan tetapi masih membutuhkan pembahasan mengenai kesesuaian kompetensi. Kondisi ini berbeda dari kandidat yang belum melengkapi dokumen. Saat mengecek aplikasi seleksi karyawan, gunakan contoh perbedaan status tersebut agar kebutuhan pencatatan mudah dipahami. Keputusan akhir tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan pekerjaan dan bukti penilaian yang relevan.
Seleksi yang tertib membuat tim tahu siapa yang perlu mengambil tindakan berikutnya. Lihat tahap yang sering tertunda dan pastikan ada penanggung jawab yang jelas. Saat demo, gunakan contoh posisi yang biasa direkrut perusahaan, termasuk kondisi ketika keputusan belum bisa diberikan. Dari situ, tim dapat membahas informasi yang dibutuhkan pemeriksa. Proses yang mudah diikuti membantu HR menjaga komunikasi dengan kandidat tanpa mengurangi perhatian pada kualitas penilaian.
Kebutuhan rekrutmen Anda bisa dibahas bersama tim Sigma Solusi Informatika. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Pilihannya mengikuti cara kerja serta kebijakan IT perusahaan. Siapkan contoh posisi atau proses seleksi untuk demo agar pembahasan lebih sesuai dengan kebutuhan HR. Tim kami membantu persiapan penggunaan dan tetap menyediakan support setelah aplikasi digunakan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Tidak harus. Tahapan seleksi dapat berbeda sesuai posisi dan kemampuan yang dibutuhkan. Tim kami membantu menyesuaikan alur aplikasi dengan proses rekrutmen perusahaan.
Seleksi mencatat tahap yang diikuti kandidat dan keputusan pada setiap tahap. Penilaian membahas kriteria serta hasil evaluasi yang menjadi bahan keputusan tersebut.
Keputusan tetap berada pada pihak yang berwenang. Aplikasi mendukung kebutuhan pencatatan dan koordinasi proses yang disepakati perusahaan.
Gunakan status tahap, penanggung jawab, dan waktu update untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Sertakan keputusan serta alasan yang relevan dengan pekerjaan agar tim memahami hasil tahap sebelumnya.
Tentukan tugas serta kewenangan pada setiap tahap dan sepakati informasi yang harus dilengkapi sebelum proses diteruskan.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.