Periode Penilaian
Tentukan jadwal penilaian sesuai kebutuhan perusahaan, misalnya per kuartal atau tahunan. Pastikan semua pihak memahami batas waktu pengisian dan pemeriksaan.
Kelola penilaian kinerja karyawan dengan kriteria, periode, dan proses review yang jelas melalui Sigma HRIS atau Forte HRIS. Bantu atasan dan karyawan membahas pencapaian berdasarkan hasil kerja yang tercatat selama periode berjalan.
Penilaian tahunan sering menyita waktu ketika formulir, hasil kerja, dan catatan atasan tersebar di banyak file. Karyawan juga perlu memahami apa yang dinilai sejak awal. Aplikasi penilaian kinerja membantu perusahaan menata proses performance appraisal, mulai dari penentuan kriteria hingga pemeriksaan hasil, agar pembahasan tidak hanya mengandalkan ingatan di akhir periode.
Tentukan jadwal penilaian sesuai kebutuhan perusahaan, misalnya per kuartal atau tahunan. Pastikan semua pihak memahami batas waktu pengisian dan pemeriksaan.
Gunakan kriteria yang berkaitan dengan tanggung jawab pekerjaan. Peran dengan tugas berbeda tidak harus menggunakan formulir dan bobot yang sama.
Tentukan karyawan, atasan, dan pihak HR yang terlibat dalam proses. Pembagian peran membantu mengurangi formulir yang tertahan tanpa tindak lanjut.
Lengkapi nilai dengan contoh hasil kerja dan penjelasan yang relevan. Catatan tersebut memudahkan pembahasan saat ada perbedaan pandangan.
Ketika penilaian baru disiapkan menjelang tenggat, HR harus mengejar formulir sekaligus menjelaskan kriterianya. Menyepakati acuan sejak awal memberi waktu bagi karyawan untuk memahami harapan perusahaan. Atasan dapat mencatat perkembangan selama periode berjalan, sehingga hasil akhir memiliki dasar yang lebih lengkap.
Siapkan contoh penilaian, skala, bobot, dan periode yang digunakan.
Petakan pengisian, pemeriksaan atasan, dan persetujuan hasil.
Gunakan evaluasi kinerja untuk membahas pencapaian dan tindak lanjut bersama karyawan.
Penilaian kinerja membantu perusahaan membahas pencapaian dengan acuan yang telah disepakati. Target, tanggung jawab, dan periode review perlu jelas sejak awal agar evaluasi tidak bergantung pada ingatan di akhir periode. Hasil kerja juga perlu dilihat bersama kondisi yang memengaruhinya. Dengan catatan yang memadai, atasan dan karyawan bisa membahas pencapaian dan kebutuhan dukungan secara lebih konkret.
Proses penilaian bisa kehilangan manfaat ketika karyawan baru memahami kriterianya menjelang akhir periode. Ekspektasi sebaiknya dibicarakan sejak awal dan dicek kembali ketika tanggung jawab berubah. Aplikasi penilaian kinerja membantu perusahaan menata administrasi proses ini, tetapi keterlibatan atasan tetap penting. Perusahaan perlu menentukan ukuran yang relevan untuk setiap peran dan bukti yang digunakan dalam review. Atasan dan karyawan kemudian bisa membahas hasil kerja dengan lebih jelas. Karyawan juga mengetahui prioritas dan bantuan yang tersedia untuk menjalankan tugasnya.
Dalam persiapan, gunakan contoh peran dengan karakter pekerjaan berbeda. Pencapaian penjualan, ketelitian administrasi, dan koordinasi tim tentu membutuhkan pertimbangan yang tidak sepenuhnya sama. Bahas bagaimana setiap peran dinilai dan siapa yang memberikan masukan. Saat demo, perhatikan kejelasan proses dari penetapan acuan sampai pembahasan hasil. Penilaian yang baik membantu perusahaan menentukan pengembangan, mengakui kontribusi, dan menangani hambatan dengan lebih terarah. Nilai akhir kemudian menjadi bagian dari informasi yang digunakan, bukan dasar tunggal untuk memahami kondisi kerja karyawan.
Misalnya, hasil kerja sudah baik tetapi karyawan masih membutuhkan pengembangan untuk tanggung jawab berikutnya. Pembahasannya akan berbeda dari kondisi ketika target belum tercapai karena kendala operasional. Saat memilih aplikasi penilaian kinerja, gunakan contoh kedua situasi tersebut. Tujuannya adalah membantu proses review menghasilkan keputusan pengembangan yang jelas, bukan berhenti pada pemberian nilai.
Hasil penilaian perlu membantu karyawan memahami pekerjaan yang sudah baik dan bagian yang perlu diperbaiki. Setelah review, atasan dan karyawan sebaiknya menyepakati tindakan, dukungan, serta waktu untuk meninjau perkembangannya. Saat demo, gunakan contoh kriteria dan hasil penilaian perusahaan untuk membahas kebutuhan HR, atasan, dan karyawan. Dengan begitu, aplikasi membantu pencatatan hasil dan tindak lanjut yang jelas, bukan hanya menyimpan nilai akhir.
Sigma HRIS menawarkan pilihan on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan perusahaan dan kebijakan IT. Bawa contoh kriteria atau alur review saat demo agar tim kami bisa membahas penggunaan yang sesuai. Kami membantu persiapan dan setup aplikasi, lalu mendampingi pengguna melalui support ketika ada pertanyaan atau kendala dalam menjalankan proses manajemen kinerja.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Penilaian kinerja memberi nilai berdasarkan kriteria yang disepakati. Evaluasi membahas pencapaian, kendala, dan langkah perbaikan berdasarkan hasil penilaian tersebut.
Tidak. Kriteria sebaiknya mengikuti tanggung jawab jabatan. Kebutuhan formulir, bobot, dan alur penilai dapat dibahas bersama tim kami saat demo.
Bawa contoh formulir penilaian, daftar jabatan, skala nilai, serta proses persetujuan yang berjalan saat ini.
Atasan lama menilai pekerjaan sebelum perpindahan, sedangkan atasan baru menilai pekerjaan setelahnya. HR menyatukan hasil sesuai periode dan aturan penilaian perusahaan.
Contoh pekerjaan membantu menjelaskan nilai dan mengurangi ketergantungan pada ingatan menjelang akhir periode.
Bahas penyebab kekurangan terlebih dahulu. Jika berkaitan dengan kemampuan, lanjutkan ke analisis kebutuhan pelatihan untuk menentukan program yang relevan.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.