Data Acuan Wajah
Ikuti prosedur pendaftaran wajah agar informasi yang digunakan untuk pencocokan terbaca dengan baik.
Gunakan absensi berbasis face recognition AI pada Sigma HRIS dan Forte HRIS, termasuk liveness detection tanpa biaya tambahan. Pencocokan wajah membantu memverifikasi identitas karyawan saat mencatat kehadiran.
Absensi membutuhkan catatan kehadiran yang dapat dikaitkan dengan karyawan yang benar. Face recognition berbasis AI membantu pencocokan wajah dengan data acuan pada proses absensi. Fitur ini tersedia pada Sigma HRIS dan Forte HRIS tanpa biaya tambahan, dengan Liveness Detection yang sudah termasuk sebagai bagian dari pemeriksaan.
Ikuti prosedur pendaftaran wajah agar informasi yang digunakan untuk pencocokan terbaca dengan baik.
Face recognition membantu memeriksa kesesuaian wajah saat absensi. Hasilnya dibaca bersama akun pengguna serta proses pencatatan kehadiran.
Liveness Detection melengkapi pemeriksaan wajah. Penggunaannya sudah termasuk dalam fitur face recognition tanpa biaya tambahan.
Siapkan langkah bantuan jika kamera, pengambilan wajah, atau pencatatan mengalami kendala. Koreksi tetap mengikuti pemeriksaan yang berwenang.
Perangkat serta kondisi pengambilan wajah dapat berbeda di tiap lokasi kerja. Perusahaan sebaiknya melihat proses pendaftaran dan absensi menggunakan contoh yang mewakili pengguna sebenarnya. Tim kami membantu membahas cara penggunaan dan penanganan kendala agar karyawan memahami kapan absensi berhasil dicatat.
Tentukan kelompok pengguna serta perangkat yang akan digunakan.
Ikuti petunjuk pendaftaran dan pengambilan saat absensi.
Pastikan pengguna memahami konfirmasi dan alur bantuan jika terjadi kendala.
Face recognition menggunakan pengenalan wajah untuk membantu proses verifikasi dalam pencatatan kehadiran. Pengalaman penggunaan perlu diperhatikan karena kondisi pengambilan gambar bisa memengaruhi prosesnya. Panduan mengenai posisi wajah dan pencahayaan membantu pengguna menjalankan langkah dengan lebih konsisten. Teknologi ini perlu digunakan bersama prosedur pemeriksaan ketika verifikasi belum berhasil, tanpa menganggap setiap kegagalan sebagai pelanggaran.
Face recognition membantu memastikan siapa yang melakukan absensi. Setelah itu, HR tetap memeriksa catatan kehadiran bersama jadwal kerja dan keterangan yang diperlukan. Sebelum digunakan seluruh karyawan, coba proses pendaftaran dan absensi pada perangkat yang biasa dipakai. Perhatikan kondisi pencahayaan dan langkah jika verifikasi gagal. Pemeriksaan ini membantu perusahaan menyiapkan panduan yang jelas, sehingga masalah teknis bisa ditangani tanpa langsung dianggap sebagai ketidakhadiran atau pelanggaran karyawan.
Panduan singkat tentang posisi wajah dan pencahayaan membantu karyawan melakukan absensi. Jika verifikasi belum berhasil, pengguna perlu tahu cara mencoba kembali dan siapa yang dapat membantu. Saat demo, tim kami dapat menjelaskan proses tersebut pada beberapa kondisi penggunaan. Face recognition berbasis AI pada Sigma HRIS dan Forte HRIS sudah termasuk liveness detection tanpa biaya tambahan. Pengaturannya mengikuti kebutuhan perusahaan dan tetap perlu dicoba pada kondisi kerja yang sebenarnya.
Verifikasi membantu proses pencatatan, sementara penilaian kehadiran tetap perlu melihat jadwal dan informasi kerja yang relevan. Saat demo, bahas contoh penggunaan pada perangkat dan kondisi operasional perusahaan. Face recognition berbasis AI pada Sigma HRIS dan Forte HRIS sudah termasuk tanpa biaya tambahan, dengan liveness detection sebagai bagian dari fitur tersebut.
Coba face recognition pada kondisi yang mendekati penggunaan karyawan. Bahas langkah jika verifikasi belum berhasil dan bantuan yang tersedia. Demo seperti ini memberi gambaran lebih lengkap daripada satu percobaan dalam kondisi ideal. Perusahaan kemudian bisa menilai kebutuhan perangkat serta panduannya. Jika terjadi kendala, proses pemeriksaan tetap diperlukan. Hasil verifikasi yang belum berhasil tidak boleh langsung dianggap sebagai kesimpulan tentang kehadiran atau perilaku karyawan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS terus dikembangkan dengan dukungan AI powered. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Penggunaan AI bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan perusahaan. Siapkan contoh pekerjaan yang aman untuk demo agar manfaatnya lebih mudah dinilai. Tim kami membantu menjelaskan cara penggunaan dan menyediakan support ketika pengguna membutuhkan bantuan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Ya. Face recognition menggunakan AI untuk mencocokkan wajah karyawan dengan data yang terdaftar saat melakukan absensi.
Tidak. Face recognition berbasis AI sudah termasuk pada Sigma HRIS dan Forte HRIS tanpa biaya tambahan.
Tidak. Liveness Detection sudah termasuk dalam fitur face recognition tanpa biaya tambahan.
Mobile Attendance digunakan untuk mencatat absensi melalui ponsel. Face recognition menjadi bagian dari verifikasinya dengan mencocokkan wajah karyawan saat pengambilan.
Pencahayaan, kamera, dan kualitas data wajah dapat memengaruhi verifikasi. Ikuti petunjuk pengambilan dan hubungi tim yang bertanggung jawab jika kendala berlanjut.
Ikuti petunjuk penggunaan dan hubungi penanggung jawab jika kendala berlanjut. Jangan menganggap absensi tercatat sebelum ada konfirmasi.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.