Sesuai Kebutuhan Operasional
Mulai dari pekerjaan yang memang membutuhkan bantuan. Kehadiran fitur AI tidak berarti seluruh proses HR harus menggunakannya.
Penggunaan AI pada Sigma HRIS dan Forte HRIS bersifat opsional, sesuai kebutuhan pekerjaan dan kebijakan perusahaan. Mulai dari fitur yang paling membantu tim tanpa harus memakai AI pada seluruh proses HR.
Tidak semua perusahaan membutuhkan penggunaan AI yang sama. Ada tim yang ingin memulai dari pencarian informasi, sementara tim lain lebih membutuhkan bantuan pengisian data. Pada Sigma HRIS dan Forte HRIS, penggunaan AI bersifat opsional. Perusahaan dapat menentukan pemanfaatannya sesuai kebutuhan pekerjaan, kesiapan pengguna, dan kebijakan internal.
Mulai dari pekerjaan yang memang membutuhkan bantuan. Kehadiran fitur AI tidak berarti seluruh proses HR harus menggunakannya.
Bahas penggunaan yang sesuai dengan ketentuan internal. HR dan IT dapat menyepakati cakupan serta pihak yang terlibat.
Kenalkan cara penggunaan, manfaat, dan pemeriksaan hasil kepada tim. Perusahaan dapat menentukan prioritas berdasarkan kesiapan pengguna.
Evaluasi manfaat terhadap pekerjaan yang dipilih. Kebutuhan dapat ditinjau kembali ketika proses atau prioritas perusahaan berubah.
Perusahaan dapat lebih dahulu meninjau pencarian bahasa natural untuk kebutuhan tertentu tanpa harus menganggap semua pekerjaan perlu ditangani AI. Tim kami membantu memperlihatkan penggunaan yang tersedia dan membahas pengaturannya. Pilihan tetap berada pada perusahaan, dengan mempertimbangkan alur kerja dan informasi yang digunakan.
Pilih pekerjaan yang ingin dibantu dan tujuan penggunaannya.
Tinjau cakupan penggunaan bersama HR, IT, dan tim kami sesuai kebijakan perusahaan.
Gunakan pengalaman pengguna untuk menentukan kebutuhan berikutnya.
Tidak semua proses HR membutuhkan bantuan AI pada waktu yang sama. Perusahaan bisa mempertimbangkan manfaat, kesiapan pengguna, dan kebijakan internal sebelum menentukan pilihan penggunaan. Pendekatan bertahap membantu tim mengenali tugas yang paling terbantu dan bagian yang tetap menggunakan proses biasa. Dengan begitu, keputusan penggunaan didasarkan pada kebutuhan operasional yang jelas.
Kesiapan penggunaan AI bisa berbeda antarperusahaan maupun antartim. Ada proses yang membutuhkan bantuan segera, sementara bagian lain lebih nyaman menggunakan cara yang sudah berjalan. Pilihan penggunaan AI pada HRIS sebaiknya mengikuti kebutuhan tersebut dan kebijakan yang disepakati. Perusahaan tidak perlu mengubah seluruh kebiasaan kerja sekaligus untuk menilai manfaatnya. Mulailah dari tugas yang tujuan dan hasilnya mudah dijelaskan. Dengan lingkup yang terarah, tim bisa memahami pengalaman pengguna dan membahas pertimbangan berikutnya berdasarkan contoh nyata, bukan hanya gambaran umum mengenai teknologi.
Pengenalan kepada pengguna perlu menjelaskan kapan bantuan digunakan dan kapan hasil perlu diperiksa kembali. Atasan atau penanggung jawab proses bisa menentukan acuan yang relevan bagi timnya. Saat demo Sigma HRIS dan Forte HRIS, bahas beberapa pilihan penggunaan beserta kondisi operasional perusahaan. Support teknis dan pengaturan yang sesuai perlu dikonfirmasi bersama tim kami. Karena bersifat opsional, perusahaan bisa menentukan prioritas penggunaan AI. Tidak semua tim harus mengubah cara kerjanya pada saat yang sama.
Misalnya, perusahaan terlebih dahulu membahas kebutuhan pencarian atau bantuan input sebelum membahas penggunaan lain. Tim bisa mengevaluasi kemudahan dan kualitas hasil berdasarkan contoh pekerjaan tersebut. Pada Sigma HRIS dan Forte HRIS, penggunaan AI bersifat opsional sesuai kebutuhan. Diskusi dengan tim kami membantu memperjelas pilihan yang relevan dan persiapan pengguna agar pemanfaatannya mendukung cara kerja perusahaan.
Mulailah dari pekerjaan yang memang ingin dipermudah oleh tim. Gunakan contoh tersebut saat demo untuk menilai manfaat, hasil, dan kebutuhan pengecekannya. Perusahaan tidak perlu mengubah seluruh cara kerja sekaligus. Pilihan penggunaan AI bisa mengikuti prioritas serta kebijakan internal. Dengan pengenalan yang jelas, pengguna tahu kapan bantuan tersebut dipakai dan apa yang tetap harus diperiksa, sehingga perubahan terasa masuk akal dalam pekerjaan setiap hari.
Sigma HRIS dan Forte HRIS terus dikembangkan dengan dukungan AI powered. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Penggunaan AI bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan perusahaan. Siapkan contoh pekerjaan yang aman untuk demo agar manfaatnya lebih mudah dinilai. Tim kami membantu menjelaskan cara penggunaan dan menyediakan support ketika pengguna membutuhkan bantuan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Tidak. Perusahaan dapat memilih penggunaan AI sesuai kebutuhan dan kebijakannya. Tersedianya fitur AI tidak berarti setiap proses HR wajib menggunakannya.
Tidak. Ketersediaan fitur tidak mewajibkan perusahaan memakainya. Penggunaan mengikuti pilihan dan kebutuhan operasional.
Ya. Perusahaan dapat menentukan prioritas penggunaan dan membahas pengaturannya sesuai proses yang ingin dibantu.
HR, IT, penanggung jawab proses, dan pihak yang berwenang menetapkan kebijakan dapat membahas kebutuhan bersama.
Tinjau kembali cakupan dan pengaturan bersama penanggung jawab. Mekanisme perubahan dibahas sesuai produk dan lingkungan yang digunakan.
Bawa contoh pekerjaan, kebijakan AI internal, kelompok pengguna, dan tujuan yang ingin dicapai agar pilihan penggunaan dapat dibahas secara konkret.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.