Hari Kerja
Jelaskan pola hari kerja untuk setiap kelompok. Informasi ini perlu sesuai dengan jadwal yang memang digunakan.
Atur kalender kerja dan hari libur sebagai acuan shift, cuti, serta absensi karyawan melalui Sigma HRIS atau Forte HRIS. Sesuaikan kalender dengan kebutuhan setiap cabang agar HR tidak memakai acuan hari kerja yang keliru.
Setiap lokasi atau kelompok kerja dapat memiliki kalender operasional yang berbeda. HR perlu mengetahui kalender mana yang berlaku agar pemeriksaan absensi dan pengajuan tidak menggunakan acuan yang keliru.
Jelaskan pola hari kerja untuk setiap kelompok. Informasi ini perlu sesuai dengan jadwal yang memang digunakan.
Siapkan daftar hari libur yang menjadi acuan perusahaan. Penetapannya perlu mengikuti ketentuan serta kebijakan yang berlaku.
Gunakan kalender yang sesuai untuk setiap cabang atau kelompok kerja. Dengan begitu, HR dapat membedakan hari operasional setiap tim.
Tentukan siapa yang mengupdate dan memberitahukan perubahan. Tim perlu menggunakan versi yang sama saat memeriksa kehadiran.
Misalnya, satu kelompok bekerja bergantian pada hari tertentu sementara kelompok lain libur. Informasi ini perlu dibaca bersama jadwal shift agar catatan kehadiran tidak dinilai hanya dari kalender umum.
Siapkan kalender yang digunakan saat ini beserta contoh pengecualiannya. Tim kami membantu membahas hubungan kalender, shift, cuti, dan kebutuhan setup aplikasi.
Jadikan jadwal & shift kerja sebagai acuan jam masuk dan pulang saat memeriksa absensi karyawan.
Catat pengajuan dan persetujuan cuti karyawan agar HR mengetahui jadwal ketidakhadiran yang sudah disetujui.
Kalender kerja menjelaskan hari kerja, hari libur, dan pengaturan khusus yang menjadi dasar penyusunan jadwal. Tanpa acuan yang konsisten, tim bisa berbeda dalam membaca cuti, kehadiran, atau kebutuhan bekerja pada hari tertentu. Perusahaan dengan beberapa lokasi juga perlu mempertimbangkan kalender yang relevan untuk setiap tempat kerja sambil menjaga administrasi pusat tetap mudah dipahami.
Kalender perusahaan perlu mempertimbangkan hubungan antara hari operasional, jadwal karyawan, dan ketentuan internal yang relevan. Pada perusahaan dengan beberapa cabang, acuan ini bisa berbeda sesuai lokasi atau jenis kegiatan. Tanpa penjelasan yang cukup, pengguna mungkin menganggap semua hari memiliki perlakuan yang sama. Aplikasi kalender kerja membantu perusahaan membahas pengaturan tersebut secara lebih terarah. Siapkan kalender yang biasa digunakan dan tunjukkan tanggal dengan pengaturan khusus. Dengan begitu, setup bisa mengikuti kondisi kerja perusahaan.
Update kalender sebaiknya dikoordinasikan dengan pihak yang menyusun shift dan menangani administrasi kehadiran. Ketika terdapat perubahan, pengguna perlu mengetahui acuan yang berlaku untuk tanggal tertentu. Tinjau juga pekerjaan yang sudah direncanakan agar informasi tidak bertentangan. Dalam demo, gunakan contoh perbedaan kalender antar lokasi untuk memperjelas ruang lingkup pengaturannya. Kesepakatan sejak awal membantu HR mengurangi penjelasan berulang dan membantu karyawan memahami jadwalnya. Kalender kemudian menjadi dasar koordinasi yang konsisten, bukan hanya daftar tanggal yang disimpan oleh bagian administrasi.
Misalnya, perusahaan menetapkan perubahan operasional untuk satu cabang pada tanggal tertentu. Tim perlu memastikan karyawan yang terdampak mengetahui pengaturannya dan jadwal digunakan secara konsisten. Saat menyiapkan aplikasi kalender kerja, bahas keterkaitannya dengan shift dan cuti menggunakan contoh periode nyata. Pembahasan ini membantu menghindari perbedaan acuan antara jadwal yang diumumkan dan data yang dipakai dalam rekap kehadiran.
Kalender yang digunakan HR perlu sama dengan kalender yang dipahami karyawan dan penyusun shift. Jika berbeda, penjelasan tentang kehadiran atau cuti bisa ikut membingungkan. Saat demo, bawa contoh kalender untuk lokasi atau pola kerja yang berbeda. Tunjukkan tanggal yang pernah membutuhkan pengaturan khusus. Dengan begitu, setup bisa dibahas sesuai kebutuhan perusahaan dan pengguna memahami cara menggunakan kalender sebagai dasar kerja, bukan hanya daftar hari libur yang disimpan terpisah.
Anda bisa membahas kebutuhan absensi bersama tim Sigma Solusi Informatika. Sigma HRIS menyediakan pilihan on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Pemilihannya mengikuti kebutuhan operasional serta kebijakan IT perusahaan. Bawa contoh jadwal atau rekap yang biasa dipakai agar demo lebih konkret. Tim kami membantu persiapan dan setup aplikasi, serta menyediakan support ketika pengguna membutuhkan bantuan setelah sistem berjalan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Berbeda. Kalender menentukan hari kerja dan hari libur, sedangkan shift mengatur jam kerja karyawan pada hari tersebut. Keduanya dipakai bersama saat memeriksa absensi.
Siapkan kalender yang digunakan saat ini beserta contoh pengecualiannya. Tim kami membantu membahas hubungan kalender, shift, cuti, dan kebutuhan setup aplikasi.
Sigma HRIS tersedia untuk implementasi on premises dan private cloud. Forte HRIS berbasis cloud. Pilihan mengikuti kebutuhan perusahaan dan kebijakan IT, dengan bantuan tim kami saat konsultasi serta demo.
Tentukan kalender yang berlaku untuk tiap kelompok karyawan agar jadwal dan laporan menggunakan acuan yang sesuai.
Sebelum jadwal terkait digunakan, sampaikan tanggal berlaku dan dampak perubahan kepada pihak yang mengelola kehadiran serta payroll.
Tinjau periode kalender, hari kerja, hari libur yang berlaku, serta pembagian kelompok agar jadwal berikutnya tidak memakai acuan lama.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.