Pengajuan Tim
Tinjau kebutuhan yang menunggu pemeriksaan sesuai kewenangan. Informasi pendukung membantu atasan menentukan keputusan atau meminta kelengkapan.
Lihat ringkasan tim dan pengajuan melalui Dashboard Atasan pada ESS di Sigma HRIS serta Forte HRIS sesuai kewenangan pengguna. Atasan lebih mudah menentukan hal yang perlu ditindaklanjuti sebelum membuka rincian dan memberikan keputusan.
Atasan dapat menerima pengajuan dan pertanyaan dari beberapa anggota tim dalam waktu bersamaan. Dashboard Atasan membantu menyajikan ringkasan yang relevan dengan perannya sehingga kebutuhan pemeriksaan lebih mudah diprioritaskan. Informasi ringkas tetap perlu ditelusuri ke rincian sebelum keputusan diambil, terutama ketika data belum lengkap atau masih menunggu update.
Tinjau kebutuhan yang menunggu pemeriksaan sesuai kewenangan. Informasi pendukung membantu atasan menentukan keputusan atau meminta kelengkapan.
Gunakan cakupan tim yang sesuai dengan struktur dan tanggung jawab. Perubahan penempatan perlu diperhatikan agar informasi tidak mengacu pada tim lama.
Bahas kebutuhan ringkasan kehadiran atau aktivitas sesuai modul yang digunakan. Status perlu dibaca bersama periode serta update terakhir.
Kenali kebutuhan yang memerlukan keputusan, klarifikasi, atau dukungan. Ringkasan yang berguna membantu atasan bertindak dengan dasar yang jelas.
Jumlah pengajuan yang menunggu dapat membantu atasan menyusun prioritas. Namun, setiap pengajuan tetap memiliki konteks dan dokumen pendukung yang perlu dilihat. Periksa juga tanggal update agar keputusan menggunakan informasi tim yang terbaru.
Pilih informasi yang paling dibutuhkan atasan untuk mengelola tim.
Pastikan data dan tindakan sesuai struktur serta kewenangan.
Buka pengajuan dari ringkasan, periksa rinciannya, lalu berikan keputusan sesuai kewenangan.
Dashboard Atasan menampilkan ringkasan tim dan pengajuan yang perlu diperiksa oleh atasan. Tampilan yang baik membantu pengguna menemukan pengajuan yang perlu diperiksa atau kondisi yang membutuhkan tindak lanjut. Namun, ringkasan tetap perlu dibaca bersama rincian dan status data. Banyaknya angka tidak selalu membantu jika pengguna belum memahami tindakan yang perlu diambil.
Atasan sering perlu membagi perhatian antara pengajuan, kondisi tim, dan pekerjaan operasional. Dashboard yang berisi terlalu banyak informasi bisa menyulitkan penentuan prioritas. Karena itu, perusahaan sebaiknya menentukan hal yang paling sering membutuhkan tindakan dari pengguna. Pilih informasi pada dashboard berdasarkan tanggung jawab dan pekerjaan rutin atasan. Ringkasan menunjukkan pengajuan yang perlu ditangani. Atasan kemudian membuka rinciannya untuk memeriksa alasan dan dokumen pendukung. Dengan susunan yang relevan, pengguna bisa memulai pemeriksaan dari informasi yang bermakna dan tidak hanya melihat kumpulan angka yang kurang jelas tujuannya.
Gunakan contoh kegiatan harian seorang supervisor untuk membahas kebutuhan tampilan. Pengajuan yang menunggu pemeriksaan atau informasi tim yang perlu dikonfirmasi bisa menjadi bahan pembahasan. Saat demo, tanyakan arti status dan batas data yang ditampilkan agar pembaca tidak menganggap ringkasan selalu mencakup seluruh kondisi. Perusahaan juga bisa menilai kemudahan penggunaan melalui perangkat yang relevan. Dashboard yang sesuai membantu atasan mengambil langkah berikutnya dengan lebih terarah, sambil menjaga keputusan tetap didasarkan pada informasi yang cukup dan kewenangan yang benar.
Misalnya, atasan perlu memeriksa pengajuan yang belum selesai sebelum mengatur pembagian pekerjaan. Informasi tersebut lebih berguna jika lingkup tim dan statusnya jelas. Dalam demo dashboard atasan, gunakan contoh rutinitas manajerial untuk membahas kebutuhan tampilan. Tujuannya adalah membantu pengguna mengambil tindakan berdasarkan informasi yang dibutuhkan sesuai kewenangannya.
Gunakan rutinitas atasan untuk menentukan informasi yang perlu diprioritaskan di dashboard. Misalnya pengajuan yang menunggu keputusan atau kondisi tim yang perlu dicek. Saat demo, lihat apakah pengguna bisa memahami langkah berikutnya setelah membaca ringkasan. Tanyakan juga rincian yang tersedia agar angka tidak dibaca tanpa konteks. Dashboard yang berguna membantu pekerjaan setiap hari, bukan sekadar menampilkan banyak informasi dalam satu halaman.
Sigma HRIS dan Forte HRIS menyediakan layanan ESS yang terus dikembangkan bersama aplikasi mobile. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Gunakan contoh kebutuhan karyawan saat demo agar Anda bisa melihat proses yang sesuai. Tim kami membantu persiapan penggunaan, pengenalan aplikasi, dan support ketika karyawan atau tim HR mengalami kendala.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Dashboard Atasan merangkum informasi tim dan pengajuan yang perlu ditindaklanjuti. Cakupan data mengikuti peran atasan agar pemeriksaan fokus pada tim yang menjadi tanggung jawabnya.
Tidak. Cakupan data perlu mengikuti tanggung jawab dan hak akses yang ditetapkan.
Kebutuhan informasi dan layanan dapat berbeda. Komponen yang tersedia serta pengaturannya perlu dicocokkan saat demo.
Waktu update mengikuti sumber data dan proses aplikasi. Pengguna perlu memahami periode serta status data sebelum menyimpulkan.
Update penempatan dan hak akses ketika atasan atau struktur tim berubah. Pastikan dashboard serta alur persetujuan sudah mengacu pada tim yang baru.
Ringkasan membantu mengenali pengajuan yang membutuhkan perhatian. Keputusan tetap dilakukan setelah memeriksa rincian sesuai alur perusahaan.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.