Rencana dan Realisasi
Bandingkan program yang disetujui dengan yang sudah dilaksanakan pada periode yang sama. Jelaskan kegiatan yang berubah atau belum berjalan.
Tinjau laporan pelatihan karyawan yang merangkum kegiatan, peserta, biaya, dan hasil evaluasi melalui Sigma HRIS atau Forte HRIS. Gunakan informasi tersebut untuk melihat kebutuhan yang belum terpenuhi dan menentukan program berikutnya.
Laporan pelatihan perlu menjelaskan lebih dari jumlah acara dan peserta. HR juga perlu melihat program yang tertunda, biaya yang sudah digunakan, dan hasil evaluasi. Informasi tersebut membantu manajemen memahami kegiatan yang sudah selesai serta kebutuhan yang masih perlu ditangani. Dengan begitu, prioritas berikutnya dapat ditentukan berdasarkan hasil program, bukan sekadar banyaknya kelas.
Bandingkan program yang disetujui dengan yang sudah dilaksanakan pada periode yang sama. Jelaskan kegiatan yang berubah atau belum berjalan.
Bedakan jumlah keikutsertaan dari jumlah karyawan yang mengikuti. Satu orang dapat hadir pada beberapa kegiatan dalam satu periode.
Bandingkan anggaran dan biaya aktual dengan rincian yang sama. Jika satu biaya digunakan untuk beberapa kegiatan, jelaskan pembagiannya.
Rangkum kebutuhan yang sudah ditangani serta yang masih perlu ditinjau. Gunakan hasil evaluasi sebagai bahan pembahasan, bukan hanya rekap kehadiran.
Jika kelompok yang sama mengikuti beberapa acara, jumlah keikutsertaan akan lebih besar daripada jumlah karyawan. Untuk melihat seberapa luas program menjangkau tim, HR perlu mengetahui siapa yang sudah mengikuti dan siapa yang belum. Bedakan kedua angka ini agar laporan tidak memberi gambaran yang keliru tentang jumlah karyawan yang sudah mendapat training.
Bedakan acara, sesi, peserta unik, dan jumlah keikutsertaan.
Pastikan realisasi serta hasil evaluasi sudah diupdate sebelum direkap.
Gunakan laporan untuk menentukan sisa kebutuhan dan arah pengembangan karier.
Laporan pelatihan bisa merangkum program, peserta, realisasi biaya, dan hasil evaluasi yang tersedia. Angka kegiatan akan lebih berguna jika dikaitkan dengan kebutuhan pengembangan. Banyaknya kelas tidak selalu menjelaskan apakah kemampuan yang dibutuhkan tim sudah meningkat. HR perlu membaca laporan bersama tujuan program dan masukan dari atasan mengenai penerapan hasil belajar.
Manajemen membutuhkan laporan yang membantu memahami penggunaan biaya dan waktu pelatihan. Jumlah peserta dan kegiatan berguna untuk melihat cakupan, tetapi perlu dilengkapi konteks kebutuhan dan hasil evaluasi yang tersedia. Pilih laporan pelatihan berdasarkan informasi yang dibutuhkan perusahaan. HR bisa memisahkan ringkasan penyelenggaraan dari informasi mengenai hasil belajar. Dengan begitu, manajemen dapat melihat jumlah kegiatan yang selesai sekaligus mengetahui hasil training yang sudah diperiksa oleh atasan.
Dalam demo, gunakan contoh periode dengan beberapa jenis program untuk membahas kebutuhan pengelompokan. Bahas kegiatan yang belum selesai dan evaluasi yang masih menunggu kesempatan penerapan. Laporan yang baik memberi ruang untuk menjelaskan kondisi tersebut secara jelas. Dengan begitu, manajemen bisa membahas prioritas berikutnya berdasarkan informasi yang cukup. HR bisa mengurangi pekerjaan mengumpulkan data dari banyak sumber. Waktunya bisa digunakan untuk membahas program yang perlu dilanjutkan, diperbaiki, atau disesuaikan dengan kebutuhan karyawan.
Misalnya, sebuah program telah diikuti seluruh peserta yang direncanakan, tetapi evaluasi penerapannya belum dilakukan. Keduanya perlu ditampilkan sebagai informasi berbeda. Saat menentukan kebutuhan aplikasi laporan pelatihan, jelaskan pertanyaan yang ingin dijawab manajemen. Dengan begitu, ringkasan membantu menentukan program yang perlu dilanjutkan, diperbaiki, atau diprioritaskan pada periode berikutnya.
Laporan sebaiknya menjelaskan program yang selesai, hasil yang sudah dicek, dan hal yang masih perlu ditindaklanjuti. Ketiganya tidak selalu terjadi pada waktu yang sama. Saat demo, gunakan pertanyaan manajemen sebagai dasar memilih rincian laporan. Dengan begitu, pembaca memperoleh informasi yang memang dibutuhkan. HR juga bisa menggunakan laporan untuk membahas prioritas berikutnya, tanpa menganggap jumlah peserta atau banyaknya kelas sudah cukup untuk menjelaskan manfaat pelatihan.
Tim Sigma Solusi Informatika membantu Anda membahas kebutuhan pelatihan melalui pilihan Sigma HRIS dan Forte HRIS. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Gunakan contoh program training saat demo agar kebutuhan tim HR lebih mudah dipahami. Kami membantu persiapan serta setup sesuai proses yang disepakati dan menyediakan support setelah aplikasi mulai digunakan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Laporan pelatihan dapat merangkum rencana, kegiatan yang terlaksana, peserta, biaya, dan hasil evaluasi. Pilih informasi sesuai kebutuhan HR dan manajemen yang meninjau program.
Satu karyawan bisa mengikuti beberapa kegiatan. Jumlah peserta menghitung setiap orang sekali, sedangkan jumlah keikutsertaan menghitung seluruh kegiatan yang diikuti.
Ya. Tinjau kegiatan yang sudah berjalan, kebutuhan yang belum terpenuhi, dan hasil evaluasinya. Pertimbangkan juga tanggung jawab karyawan, kondisi kerja, serta prioritas perusahaan.
Gunakan definisi peserta dan cakupan biaya yang konsisten. Jelaskan jika satu biaya mencakup beberapa sesi atau kelompok.
Program yang belum berjalan masih menyisakan kebutuhan belajar. Status yang jelas membantu penentuan jadwal atau rencana pengganti.
Ya, jika laporan digunakan untuk membahas manfaat training. Selain kehadiran, sertakan hasil pemahaman materi dan penggunaan keterampilan dalam pekerjaan.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.