Data Karyawan Baru
Siapkan identitas dan informasi pekerjaan yang dibutuhkan HR. Periksa kelengkapannya sebelum data digunakan untuk administrasi berikutnya.
Siapkan onboarding karyawan baru dengan data, pembagian tugas, dan kebutuhan awal kerja yang jelas bersama Sigma HRIS atau Forte HRIS. Bantu HR dan atasan menyambut karyawan dengan persiapan yang rapi sejak sebelum hari pertama.
Karyawan baru perlu mengenal tim, memahami tugasnya, dan mengetahui layanan HR yang akan digunakan. Di saat yang sama, HR menyiapkan data serta berkoordinasi dengan atasan dan bagian terkait.
Jika persiapan hanya dibicarakan lewat pesan, beberapa kebutuhan bisa terlewat. Alur onboarding yang jelas membantu setiap pihak mengetahui apa yang perlu disiapkan dan kapan tugasnya dilakukan.
Siapkan identitas dan informasi pekerjaan yang dibutuhkan HR. Periksa kelengkapannya sebelum data digunakan untuk administrasi berikutnya.
Pastikan departemen, jabatan, dan atasan yang dituju sudah jelas. Informasi ini membantu karyawan baru memahami tempatnya dalam tim.
Kenalkan layanan yang akan digunakan karyawan, termasuk ESS sesuai kebutuhan perusahaan. Bahas siapa yang membantu jika ada pertanyaan.
Tentukan peran HR, atasan, dan bagian lain selama persiapan. Kebutuhan perangkat atau akses kerja perlu dikoordinasikan dengan penanggung jawabnya.
Misalnya, seorang karyawan mulai bekerja di cabang baru. Administrasi awalnya mungkin sudah lengkap, tetapi ia tetap perlu mengetahui atasan, jadwal awal, dan kontak HR. Persiapan yang baik mencakup informasi serta komunikasi yang dibutuhkan untuk mulai bekerja.
Tim kami membantu menyiapkan administrasi onboarding dalam HRIS sesuai alur perusahaan. HR dan atasan tetap mendampingi pengenalan tim serta pekerjaan agar karyawan baru siap menjalankan tugasnya.
Gunakan alur dan file yang sudah dimiliki tim HR. Dari sana, kami membantu menyiapkan data, pembagian akses, dan pengaturan aplikasi yang sesuai.
Data dan proses HR saling berkaitan. Pelajari juga Pengolahan Data Karyawan untuk melihat kebutuhan yang perlu disiapkan bersama.
Karyawan baru membutuhkan kejelasan mengenai pekerjaan, kontak yang bisa dihubungi, dan akses yang diperlukan. Onboarding membantu perusahaan menyatukan persiapan tersebut agar tidak bergantung pada percakapan yang tersebar. HR, atasan, dan bagian pendukung bisa memiliki tanggung jawab berbeda, sehingga daftar kebutuhan sebaiknya menjelaskan siapa yang menyiapkan setiap hal dan kapan kebutuhan itu harus tersedia.
Pengalaman hari pertama dipengaruhi oleh kesiapan perusahaan menjelaskan hal dasar. Karyawan perlu mengetahui tempat bekerja, jadwal, kontak atasan, dan cara menggunakan layanan internal. Jika semua penjelasan bergantung pada satu staf HR, sebagian kebutuhan bisa tertunda ketika orang tersebut sedang menangani pekerjaan lain. Pengelolaan onboarding membantu membagi persiapan kepada pihak yang tepat. Daftar pekerjaan sebaiknya mengikuti peran dan lokasi, sehingga karyawan menerima informasi yang dibutuhkan. Perusahaan tidak harus menambah banyak tahapan untuk mendapatkan proses yang tertib. Yang lebih penting adalah kejelasan kebutuhan, penanggung jawab, dan waktu penyelesaiannya.
Mulailah dengan mengecek pertanyaan yang paling sering muncul dari karyawan baru. Pertanyaan tersebut bisa menunjukkan bagian persiapan yang belum jelas, seperti penggunaan absensi, akses ESS, atau pembagian tugas awal. Tim kemudian bisa menyiapkan informasi sebelum hari pertama dan menentukan hal yang perlu dijelaskan langsung oleh atasan. Dalam pembahasan aplikasi onboarding, gunakan beberapa contoh jabatan agar kebutuhan tidak disamaratakan. Persiapan seperti ini membantu karyawan lebih nyaman saat mulai bekerja. HR juga lebih mudah mengecek kesiapan tanpa harus menghubungi setiap bagian satu per satu.
Karyawan kantor dan karyawan lapangan mungkin membutuhkan perlengkapan atau pengenalan proses yang berbeda. Sebagai contoh, staf cabang perlu memahami jadwal kerja dan alur absensi, sementara seorang supervisor juga perlu mengenal tanggung jawab persetujuan. Gunakan kebutuhan tersebut saat mengecek aplikasi onboarding. Keberhasilan proses awal kerja bisa dilihat dari kesiapan karyawan menjalankan tugas dan berkurangnya pertanyaan administratif yang sebenarnya bisa dijelaskan sejak awal.
Onboarding tidak harus dipenuhi banyak formulir agar terlihat lengkap. Yang lebih penting, karyawan tahu harus mulai dari mana dan siapa yang bisa dihubungi. HR bisa meninjau pertanyaan yang paling sering muncul pada minggu pertama kerja, lalu menyiapkan jawabannya lebih awal. Saat demo, gunakan contoh karyawan dari kantor dan cabang agar perbedaan kebutuhannya terlihat. Persiapan yang sesuai peran membantu karyawan mulai bekerja dengan lebih nyaman dan mengurangi pekerjaan mendadak bagi tim internal.
Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Keduanya melayani UMKM hingga perusahaan besar, sesuai kebutuhan dan kebijakan IT terkait. Tim kami membantu mapping kebutuhan, persiapan data, dan setup aplikasi. Ceritakan proses HR yang ingin Anda perbaiki agar demo lebih sesuai dengan pekerjaan tim. Setelah implementasi, support tetap tersedia untuk membantu pertanyaan dan kendala penggunaan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Onboarding adalah proses membantu karyawan baru mengenal perusahaan dan mulai bekerja. Prosesnya mencakup persiapan data, pengenalan tim, penjelasan tugas, dan akses ke layanan HR yang diperlukan.
Jelaskan kegiatan sebelum dan setelah hari pertama, pihak yang terlibat, serta informasi yang dicatat. Tim kami membantu melihat kebutuhan aplikasi yang sesuai.
Tidak selalu. Atasan dan bagian terkait dapat memiliki tugas dalam persiapan karyawan baru. Pembagiannya mengikuti cara kerja perusahaan.
Persiapan dapat dimulai setelah keputusan penerimaan dikonfirmasi, dengan memperhatikan tanggal bergabung, kebutuhan data, fasilitas, dan atasan yang mendampingi.
Administrasi menyiapkan identitas dan penempatan karyawan. Onboarding mengoordinasikan kebutuhan awal kerja, pengenalan, serta pendampingan agar karyawan dapat mulai bekerja.
Gunakan daftar kebutuhan, penanggung jawab, dan status penyelesaian. Bahas hal yang masih tertunda sebelum hari pertama kerja.
Ceritakan proses dan kendala yang dihadapi tim Anda. Kami membantu membahas pilihan Sigma HRIS atau Forte HRIS melalui konsultasi dan demo.