Informasi Kehadiran
Karyawan dapat melihat data kehadirannya melalui ESS. Jika ada catatan yang perlu diperbaiki, pengajuan koreksi mengikuti pemeriksaan dan persetujuan perusahaan.
Akses informasi dan pengajuan HR melalui Employee Self Service pada Sigma HRIS dan Forte HRIS sesuai hak akses karyawan. Bantu karyawan mengurus kebutuhan rutin secara mandiri, sementara HR fokus pada permintaan yang memerlukan pendampingan.
Karyawan sering menghubungi HR untuk menanyakan kehadiran, slip gaji, atau status pengajuan. Melalui Employee Self Service atau ESS, informasi tersebut dapat diakses sesuai hak pengguna tanpa harus selalu menunggu balasan HR. Karyawan lebih mudah mengurus kebutuhan rutin, sementara tim HR tetap membantu jika ada informasi yang perlu diperiksa atau pengajuan yang membutuhkan penjelasan khusus.
Karyawan dapat melihat data kehadirannya melalui ESS. Jika ada catatan yang perlu diperbaiki, pengajuan koreksi mengikuti pemeriksaan dan persetujuan perusahaan.
Gunakan alur yang jelas untuk menyampaikan kebutuhan dan melengkapi informasi pendukung. Jenis pengajuan mengikuti modul serta kebijakan yang digunakan.
Karyawan dapat mengecek apakah pengajuannya masih diperiksa, perlu dilengkapi, atau sudah disetujui. Atasan memeriksa sesuai kewenangan sebelum mengambil keputusan.
ESS dan aplikasi mobile terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna. Tim kami membantu membahas penggunaan yang sesuai dengan cara kerja perusahaan.
Karyawan yang ingin memeriksa slip gaji atau status pengajuan tidak selalu perlu menanyakan hal yang sama kepada HR. Layanan mandiri membantu menyediakan akses yang lebih langsung, sementara pertanyaan khusus tetap dapat dibahas dengan penanggung jawab. Dengan pembagian ini, HR dapat memusatkan waktu pada pemeriksaan dan penyelesaian kebutuhan karyawan.
Pilih informasi dan pengajuan yang dibutuhkan karyawan setiap hari.
Sesuaikan peran karyawan, atasan, dan HR dengan kewenangannya.
Kenalkan alur layanan dan saluran bantuan agar karyawan nyaman menggunakannya.
Employee Self Service atau ESS memberi karyawan cara untuk mengakses informasi dan mengajukan kebutuhan HR secara mandiri sesuai hak akses. Manfaatnya bergantung pada kejelasan proses, bukan hanya tersedianya menu. Pengguna perlu memahami informasi yang harus disiapkan, pihak yang memeriksa, dan cara mengetahui tindak lanjut. HR kemudian bisa lebih fokus pada pemeriksaan dan pendampingan daripada mengumpulkan permintaan dari banyak saluran.
Jika pengajuan tersebar di chat dan formulir, karyawan sering perlu menanyakan statusnya kembali. HR juga harus mencari catatan sebelum bisa menjawab. ESS membantu menempatkan pengajuan dan informasi status dalam proses yang lebih mudah diikuti. Saat setup, tentukan layanan yang paling sering digunakan, informasi yang perlu diisi, dan pihak yang memberi persetujuan. Jelaskan alurnya kepada pengguna agar mereka tahu cara mengajukan, mengecek hasil, dan melengkapi permintaan yang dikembalikan.
Pengenalan ESS bisa dimulai dengan contoh yang dekat dengan pekerjaan karyawan, seperti mengajukan cuti atau melihat slip gaji. Saat demo, ikuti proses dari sisi karyawan sampai atasan yang memeriksa. Keduanya perlu memahami informasi yang tersedia dan tindakan berikutnya. Tim kami membantu persiapan, pengenalan aplikasi, dan pengecekan pengaturan sesuai kebutuhan perusahaan. Jika ada kendala setelah digunakan, tim support siap membantu HR agar pengguna tidak harus mencari penyelesaian sendiri.
Misalnya, perusahaan memprioritaskan pengajuan cuti dan akses slip gaji karena paling sering ditanyakan karyawan. Penjelasan yang singkat dan konsisten membantu adopsi penggunaan. Saat membahas aplikasi ESS, gunakan contoh kebutuhan setiap hari untuk menilai navigasi dan alurnya. Sigma HRIS dan Forte HRIS bisa diperkenalkan melalui demo yang berfokus pada pengalaman karyawan dan kebutuhan administrasi perusahaan.
Mulailah dari layanan yang paling sering ditanyakan karyawan kepada HR. Bisa berupa cuti, informasi kehadiran, atau slip gaji. Gunakan kebutuhan tersebut saat demo, lalu ikuti proses dari sisi karyawan dan pemeriksa. Dengan begitu, perusahaan bisa melihat kemudahan penggunaan secara lebih nyata. ESS yang bermanfaat tidak harus dimulai dengan semua menu sekaligus. Yang penting, pengguna paham caranya dan tahu tempat meminta bantuan saat mengalami kendala.
Sigma HRIS dan Forte HRIS menyediakan layanan ESS yang terus dikembangkan bersama aplikasi mobile. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Gunakan contoh kebutuhan karyawan saat demo agar Anda bisa melihat proses yang sesuai. Tim kami membantu persiapan penggunaan, pengenalan aplikasi, dan support ketika karyawan atau tim HR mengalami kendala.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Employee Self Service atau ESS adalah layanan agar karyawan dapat mengakses informasi dan mengajukan kebutuhan HR secara mandiri. Contohnya melihat data kehadiran, membuka slip gaji, dan mengajukan cuti sesuai hak akses.
Tidak. ESS membantu akses dan pengajuan, sedangkan pemeriksaan, kebijakan, dan penyelesaian kebutuhan khusus tetap melibatkan pihak yang berwenang.
Ya, keduanya memiliki Employee Self Service. Pilihan layanan dan pengaturannya dapat dibahas melalui demo sesuai kebutuhan perusahaan.
Menu dan informasi mengikuti peran, hak akses, serta layanan yang digunakan perusahaan.
HRIS mencakup pengelolaan proses HR, sedangkan ESS berfokus pada akses karyawan dan atasan terhadap layanan yang menjadi kewenangannya.
Siapkan data pengguna, layanan yang dibutuhkan, alur persetujuan, serta peran terkait. Tim kami membantu persiapan dan pendampingan penggunaannya.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.