Identitas dan Kontak
Siapkan informasi yang diperlukan untuk mengenali dan menghubungi pelamar. Periksa data yang serupa sebelum membuat pencatatan baru.
Satukan data pelamar, dokumen, dan status lamaran agar HR lebih mudah mengikuti proses rekrutmen melalui Sigma HRIS atau Forte HRIS. Berkas yang rapi membantu tim menindaklanjuti kandidat tanpa mencari ulang informasi di banyak file.
Lamaran dapat diterima dari beberapa sumber dengan format yang berbeda. HR membutuhkan identitas yang konsisten, informasi posisi yang dilamar, serta catatan tindak lanjut. Data yang tertata membantu mengurangi pekerjaan mencari ulang berkas dan memastikan pelamar tidak tertukar.
Siapkan informasi yang diperlukan untuk mengenali dan menghubungi pelamar. Periksa data yang serupa sebelum membuat pencatatan baru.
Hubungkan lamaran dengan lowongan yang tepat. Jika seseorang melamar beberapa posisi, catat status seleksi untuk setiap posisi.
Tentukan dokumen yang relevan dengan kebutuhan posisi. Akses berkas perlu dibatasi sesuai tugas tim yang menangani rekrutmen.
Catat tahap yang sedang berjalan dan siapa yang perlu menindaklanjuti. Gunakan status yang mudah dipahami oleh HR dan departemen terkait.
Seorang kandidat dapat mengirim lamaran melalui dua kanal atau melamar lebih dari satu posisi. HR perlu memeriksa identitasnya sebelum menyimpulkan bahwa data tersebut adalah orang yang berbeda. Informasi posisi dan tahap seleksi tetap perlu dibedakan agar tindak lanjut sesuai.
Tentukan identitas, kontak, posisi, dan informasi pendukung yang digunakan bersama.
Tandai informasi yang perlu dikonfirmasi sebelum proses seleksi diteruskan.
Sepakati siapa yang mengupdate status dan bagaimana informasi dibagikan kepada pihak terkait.
Data pelamar menjadi acuan untuk mengikuti perkembangan kandidat dari lamaran hingga keputusan seleksi. Ketika dokumen dan catatan tersebar, HR bisa kesulitan menentukan informasi terbaru atau mengetahui pihak yang perlu menindaklanjuti. Pengelolaan yang konsisten membantu tim melihat posisi yang dilamar, kelengkapan informasi, dan status proses tanpa harus mencari ulang percakapan dari beberapa sumber.
Lamaran bisa masuk melalui beberapa kanal dan ditangani oleh orang yang berbeda. Jika cara pencatatannya tidak sama, satu kandidat bisa terdaftar beberapa kali atau memiliki status berbeda di setiap file. Hubungkan profil kandidat dengan posisi yang dilamar, lalu catat perkembangan seleksinya. Saat demo, gunakan contoh tersebut untuk membahas informasi yang perlu dilihat HR dan penilai. Catatan yang jelas membantu tim mengetahui hasil terbaru dan pihak yang harus menindaklanjuti, sehingga proses tidak tertunda karena informasi belum tersampaikan.
Kelengkapan data sebaiknya mengikuti kebutuhan proses, bukan meminta seluruh informasi sejak awal tanpa alasan. Tentukan dokumen yang relevan pada tahap tertentu dan pihak yang bisa mengaksesnya. Tim juga perlu menyepakati penamaan status agar perkembangan kandidat bisa dipahami secara konsisten. Saat demo, gunakan contoh kandidat dengan beberapa lamaran atau dokumen yang diupdate. Pembahasan ini membantu menilai kebutuhan administrasi dan mengurangi pekerjaan pencocokan. Dengan informasi yang tertata, HR bisa memusatkan waktu pada komunikasi dan penilaian yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Seorang kandidat bisa tertarik pada lebih dari satu posisi. Hasil proses untuk satu posisi belum tentu menjelaskan kesesuaiannya untuk posisi lain. Saat membahas aplikasi data pelamar, gunakan contoh tersebut untuk mengecek cara tim membaca dan mengupdate catatan. Informasi yang terstruktur membantu HR berkoordinasi dengan departemen dan mengurangi risiko tindak lanjut yang terlewat.
HR sebaiknya bisa mengetahui perkembangan kandidat tanpa menanyakan ulang kepada setiap penilai. Jika status sering berbeda antardaftar, alur update perlu diperjelas. Gunakan contoh lamaran yang pernah tertunda saat demo untuk melihat informasi yang masih kurang. Pembahasan ini membantu tim menentukan catatan yang memang diperlukan. Dengan data pelamar yang rapi, HR bisa lebih fokus mengatur tindak lanjut dan menjaga komunikasi, bukan menghabiskan waktu mencari versi informasi terbaru.
Kebutuhan rekrutmen Anda bisa dibahas bersama tim Sigma Solusi Informatika. Sigma HRIS tersedia untuk on premises dan private cloud, sedangkan Forte HRIS berbasis cloud. Pilihannya mengikuti cara kerja serta kebijakan IT perusahaan. Siapkan contoh posisi atau proses seleksi untuk demo agar pembahasan lebih sesuai dengan kebutuhan HR. Tim kami membantu persiapan penggunaan dan tetap menyediakan support setelah aplikasi digunakan.
Sigma HRIS dan Forte HRIS melayani UMKM hingga perusahaan besar. Perbedaannya ada pada pilihan pengelolaan sistem. Tim kami membantu Anda memilih sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan IT.

Pilih Sigma HRIS untuk implementasi on premises di server sendiri atau private cloud. Tim kami mendampingi setup agar aplikasi sesuai dengan proses HR dan kebijakan IT perusahaan.
Pelajari Lebih Lanjut
Pilih Forte HRIS untuk penggunaan berbasis cloud. Tim kami membantu menentukan modul, menyiapkan data, dan mendampingi pengguna sesuai kebutuhan operasional HR.
Pelajari Lebih LanjutSigma HRIS dan Forte HRIS terus diupdate mengikuti kebutuhan pengguna, termasuk ESS, aplikasi mobile, dan dukungan teknologi AI powered. Lihat cara kerjanya melalui demo dengan contoh proses perusahaan Anda.
Bandingkan Pilihan ProdukSigma Solusi Informatika telah mengembangkan sistem HR dan payroll selama lebih dari 10 tahun. Dengan pengalaman ini, tim kami dapat menyelesaikan mapping business process hanya dalam beberapa jam untuk memahami cara kerja perusahaan Anda.
Cukup mulai dari data dan alur kerja yang sudah digunakan. Tim kami membantu persiapan, migrasi, dan setup agar aplikasi sesuai dengan proses perusahaan sejak awal.
Setelah aplikasi digunakan, tim support dan project manager tetap siap dihubungi. Kami membantu menjawab pertanyaan dan menangani kendala agar pekerjaan HR berjalan lancar.
Siapkan identitas, kontak, posisi yang dilamar, dan dokumen yang diperlukan untuk menilai kandidat. Kumpulkan informasi sesuai kebutuhan tiap tahap dan batasi akses berdasarkan tugas tim rekrutmen.
Simpan profil kandidat, lalu catat posisi yang dilamar dan status seleksi untuk setiap posisi. Saat demo, tim kami membantu membahas cara pencatatan yang sesuai dengan proses rekrutmen perusahaan.
Tidak. Hak akses sebaiknya mengikuti peran dalam proses rekrutmen, sehingga berkas hanya digunakan oleh pihak yang membutuhkan.
Periksa identitas dan sumber lamaran sebelum menyimpulkan. Bedakan orang yang sama dari proses lamaran untuk posisi berbeda.
Status membantu HR mengetahui proses berjalan dan penanggung jawab berikutnya sehingga kandidat tidak tertinggal tanpa keputusan.
Tentukan dokumen sesuai kebutuhan tiap tahap. Hindari mengumpulkan informasi yang tidak diperlukan untuk menilai kesesuaian posisi.
Ceritakan pekerjaan yang ingin dipermudah dan kendala yang tim Anda hadapi. Kami siap menunjukkan cara kerja aplikasi, membantu setup, dan mendampingi penggunaannya.